Total Tayangan Halaman

Sabtu, 07 September 2013

Salah Menilai Bule, Tolol Harga Mati



Suatu hari gue kembali lah ke dating sites yang isinya sampah itu. Gue selalu berpikir diantara para pecundang bakal ada pria yang baik. Ya walaupun perbandingannya mungkin 100000 : 1 ooopss
Gue dapet banyak messages dari pria pria kurang tampan berbagai Negara, terutama Asia. Gue super enggak tertarik karena ya buat apa dating sites kalo dapetnya orang Asia apalagi orang Indo. Oh no way.

Setelah gue liat liat ulang, ternyata ada pria tergolong cukup tampan di Inbox. Akhirnya  gue bukalah itu pesan yang standar banget, dan gue pun mulai tertarik untuk chit-chat via messagger.

Setelah beberapa hari ngobrolin hal hal yang standar juga, akhirnya  dia bilang kalo mau kesini dengan alasan yang samar samar. Kata dia sih mau dateng dalam waktu dekat (seolah olah dia excited banget mau ketemu gue) eh gak lama setelah itu, dia bilang udah di Jakarta. Lah, gue bingung juga. Ini orang kesini mau ngapain, mau liburan kok ya ditanya mau kemana dia enggak tau, mau ketemu gue kok ya masa butuh waktu sepanjang itu. Ya penasaran abis sih. Gue mikir ya kasian juga nih cowo udah jauh jauh dateng, eh malah sendirian di kota se’jahat’ Jakarta. Bahkan gue pikir dia bakal butuh temen atau apalah dan kurang pinternya gue, gue pikir doi Cuma mau ketemu gue *pedegila* ehh ternyataaaaaaa …. #bittersweet

Awalnya, karena gue juga uda terpesona dengan tampangnya, gue mati matian ngatur jadwal buat bisa pas gue dinas keluar kantor, sederhana sih alasanya biar gue bisa sekalian ketemu si pria yang gue pikir sendirian ini.

Pertama kali ketemu dia terlihat baik, polos, lembut dan sopan. Karena gue cukup galau juga saat itu, gue pikir dia bisa jadi salah satu alasan buat gue untuk enggak lama lama bergalau-ria. Hari pertama ketemu masih seru sih, namanya juga baru kenal ya. yang keliatan ya yang manis manisnya aja. lucu sih, gue ajak doi ke Monas lalu melanjutkan perkenalan lebih dalam (paham kan?!)

Setelah perkenalan mendalam malam itu, gue terbangun dan harus kembali bekerja dijemput oleh supir gue di pagi hari, gue minta si supir itu jemput gue di sebuah mall. Gue berangkatlah dengan dia kesana, sampailah di Mall itu dan dia langsung ninggalin gue gitu aja, sebelum supir gue nyampe. Dia Cuma bilang mau beli sesuatu atau apalah itu gue lupa. Dalam hati gue, ah pasti mau ketemu sama yang lain juga. Ah tapi masa sih?

Seminggu kemudian, gue bertemu dengan dia lagi, perkenalan yang lebih mendalam dari pertemuan pertama. Setelah seminggu enggak ketemu, pas ketemu gue lagi dia masih manis dan terlihat baik. Dan lagi lagi, dia seolah olah kangen juga sama gue ==!  Sampai akhirnya gue gak sengaja liat 4 – 5 sikat gigi dalam safety box yang terbuka. Salah satunya punya gue.

Kaget? Iya kaget banget gue! Ya pokoknya dia enggak ngaku kalo emang ada wanita lain selain gue, sampai akhirnya gue tunjukkin sikat gigi itu. Baru deh ngaku. Sakit hati? Ah bukan itu. Pada saat itu, gue ngerasa super tolol atas ke-super-pede-an gue, sangat kecewa ya karena emang dia jauh dari expektasi gue (dia enggak lebih baik dari ex dari segala sisi). Nah, dari sinilah jelas bahwa dia ke Jakarta bukan untuk ketemu gue atau untuk liburan tapi lebih untuk mengexporasi wanita Indonesia. (brengsek ya? serius dia brengsek)

Karena gue sangat kecewa, akhirnya gue sempet mikir mau langsung pulang aja ke rumah. Eh tapi, yasudahlah, nasi udah jadi bubur. Perkenalan sudah semakin dalam juga kan. Terus gue jadi inget kata kata Merry, “main main boleh tapi jangan pake perasaan ya”. nah, gue pikir baiklah, permainan sudah dimulai, mainkanlah. Jelas ini permainan dia dari awal kenalan, sampai akhirnya gue putuskan untuk ikut dalam permainannya.

Seminggu setelah kejadian itu, gue agak ragu antara mau ketemu dia lagi atau enggak. Dan baiklah, kita ketemu lagi. Karena pertemuan ini udah kesekian kalinya ya. Dia makin enggak manis, enggak sebaik pertama kali ketemu, pokoknya beda banget.

Kejadian yang pedih banget adalah ketika dia ninggalin gue gitu aja karena mau ketemu sama satu cewe yang dia suka banget (diantara sekian belas wanita). Malah gue sendirian, nunggu di Mall yang “enggak banget”, supir enggak dateng dateng. Ehh, waktu nungguin dijemput, tiba tiba gue liat ini cowo lewat gitu aja depan gue sampai akhirnya gue manggil dia, dia ngeliat kearah gue dan senyum doang lalu pergi gitu aja. *nangis* gue nangis beneran loh, ngebayangin kalo gue beneran harus ngeliat dia gandeng cewe lain dan gue tahu banget dia bakal “kenalan lebih dalam” dengan wanita lain malam itu. (nah, kok gue jadi pake perasaan dan malah enggak rela ya.. enggak tahu!)

Setelah kejadian itu, gue super sebel dan enggak mau ketemu dia lagi. Eh tapi  ya gue pikir pikir lagi, yaudah la ketemu untuk terakhir kalinya ya gak masalah dong. Lalu, akhirnya kita ketemu lagi dan hati gue cukup hancur sih.

Setelah times out, artinya games over. Permainan dia tampaknya belum selesai namun yang jelas, dia sudah dapat wanita idamannya. Selamat ya, Rune!

Dari kejadian ini gue jadi belajar banyak sih dan gue akhirnya sadar, ketololan gue itu berasal dari kesepian semata. Pria seperti dia jelas bukan pria yang gue idamkan, bukan idaman wanita manapun gue rasa. Jadi, hati hati menilai pria, atau lo bakal jadi setolol gue.

Cheers,

Dudi

5 komentar:

  1. Hi Dudi, lama gw ga liat postingan kamu. Keep posting ya, girl :)

    Bule macam Rune itu banyak.
    Bule di dating site kalo mo trip ke suatu negara Asia, pasti message ke banyak cewe. So jangan berpikir dia tu ke Indo just to meet you (bullshit lah).
    Aslinya seh bule kayak gitu di negaranya semacam loser or bule reject. wkwkwk

    Oya, untuk menarik perhatian bule ga harus dg 'siap ditiduri'.
    Cos cewe Indo macam gitu mah banyak, Dud. Apalgi di kota2 besar. Mereka bakal ngelakuin apa aja demi ngedapetin bule. Istilahnya bule hunter.
    So jadilah cewe Indo asli. Maksud 'asli' sini yg santun and jual mahal. Gw yakin si bule bakal penasaran and tertarik ama lu.
    Gw banyak tu temen ekspat, and utk pacar mereka lebih milih cewe yg 'ga gampangan'. Kecuali kalo buat have fun ato 'koleksi aja'.

    Gw baca lu kan nyari buat serius. So itu aja saran gw.
    Gw ga nge-judge elu kok. Sorry ya kalo ada kata yg menyinggung.

    Good Luck ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh haha. yes he is! dia bilang ke gue kalo emang dia itu di "reject" dan emang loser. dia sih tetep pengennya sama orang sana tapi berhubung enggak laku laku, akhirnya dia cari wanita asia especially from Jakarta.

      Gue sih udah gak berhubungan lagi sama dia, sama sekali enggak. lalu saat ini, masih cari cari yang baik dan serius. mungkin kalo lo punya kenalan bule baik, bisa kenalin ke gue hahah

      anyway, Thanks for your comment! Super appreciate that!!

      Big Hug

      Dudi

      Hapus
    2. Secara umum wanita asia termasuk indonesia lebih memilih pria asia/lokal daripada pria kaukasia/bule, apalagi jika dia adalah seorang wanita yang berpendidikan dan memiliki pengetahuan tentang sains, genetik, dan kesehatan yang baik. Berdasarkan riset medis dan studi genetik, orang asia/ras mongoloid dan semua pan mongoloid lebih cerdas dari ras kaukasoid/kulit putih, dan ras kulit putih lebih cerdas dari homo erectus. Ras mongoloid dan semua pan mongoloid memiliki periode evolusi yang lebih singkat dan cepat untuk menjadi manusia dengan fitur yang lebih modern dan cerdas dibanding ras kulit putih, sedangkan ras kulit putih memiliki periode evolusi yang lebih singkat dibandingkan dengan homo erectus. Ciri khas perkembangan otak yang terjadi pada ras mongoloid dan semua pan mongoloid adalah konvolusi otak yang disertai dengan mengembangnya lapisan dura dan perluasan kranial, sedangkan pada ras kulit putih dan kulit hitam ethiopia hanya terjadi konvolusi tanpa adanya pengembangan lapisan dura dan perluasan kranial. Hal tersebut menjadikan ras mongoloid dan semua pan mongoloid terus menerus mengalami kenaikan volume otak, densitas sinaptik, dan fitur tengkorak neoteni, sementara pada ras kulit putih dan kulit hitam ethiopia tidak mengalami perkembangan yang seperti itu, sehingga volume otak, dan densitas sinaptik orang kulit putih serta kulit hitam ethiopia jauh lebih rendah dibanding ras mongoloid dan semua pan mongoloid. Dalam beberapa sampel dari pria dewasa dari berbagai negara diketahui bahwa volume otak orang asia dapat mencapai lebih dari 1700cc di hunan timur china, bandingkan dengan pria kulit putih dari eropa utara, rusia, kanada, dan amerika serikat yang hanya 1400cc, ras kulit hitam afrika yang hanya 1300cc, dan bahkan di antara orang kulit hitam ethiopia ditemukan manusia dengan volume otak hanya 980cc!. Ada prediksi ekstrim yang mengatakan bahwa suatu saat semua ras kulit putih, ras kulit hitam afrika, orang ethiopia, dan keturunan campuran dari ras dengan genetik primitif(bule, negro, ethiopian) dengan orang dari ras dengan genetik modern(asia) akan punah karena tidak mampu bersaing dengan ras mongoloid dan semua pan mongoloid murni seperti punahnya homo erectus, neanderthal, maupun denisovan karena tidak mampu bersaing dengan homo sapiens modern. Saran saya jikalau ingin menikah menikahlah dengan sesama orang indonesia/asia, dan hindari menikah dengan orang bule atau negro afrika. Seimbangkan antara cinta dan DNA.

      Hapus
  2. Gwe juga suka bule. Dari sekian banyak yg brengsek, pasti ada yg baik. Oh pangeran gwe,, kapan loe bakal nemuin gwe?? (Nangis)

    BalasHapus
  3. Bulee disukain,,, tukang ngewek mlu, ,, pengennya gratis,,,,, pelit lgii, , coba ajah klu gk percaya

    BalasHapus